Pesta Rakyat Jadi Budaya Baru PDIP

Pesta Rakyat Jadi Budaya Baru PDIP

SEMARANG, suaramerdeka(dot)com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepertinya memiliki budaya baru ketika merayakan pelantikan kadernya menjadi kepala daerah.
Yaitu dengan menggelar pesta rakyat. Hal ini dibuktikan dengan rencana perayaan yang dulunya dipopulerkan oleh Jokowi (saat ini Gubernur DKI) di pelantikan Hendrar Prihadi, sebagai Wali Kota Semarang, 21 Oktober mendatang.
“Ini (pesta rakyat) sah-sah saja dan bisa jadi budaya baru,” kata sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi, Jumat (11/10).
Ia tak memungkiri pesta rakyat itu merupakan budaya baru yang dibawa partainya yang diawali saat Joko Widodo dilantik sebagai gubernur DKI. Hal itu juga dilakukan saat Ganjar Pranowo dilantik menjadi Gubernur Jawa Tengah beberapa bulan lalu.
“Pesta rakyat itu agar pimpinan dekat dengan rakyat, tidak melupakan perannya sebagai pengayom rakyat,” kata Supriyadi.
Supriyadi tak menolak anggapan bahwa kegiatan pesta rakyat saat pelantikan ketua DPC partainya sekaligus untuk pencitraan. Ia menegaskan, sikap itu dilakukan sekaligus untuk kepentingan masyarakat luas.
Meski untuk mendekatkan rakyat, pesta rakyat yang hendak digelar tak disetting adanya kontrak politik. Menurut Supriyadi kontrak politik sudah dilakukan saat Pilwakot 2010 lalu.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Semarang, Amin Sutrisno menyatakan, panitia pelantikan menyediakan anggaran Rp 394 juta untuk menjamu tamu undangan dalam pesta rakyat.
“Tamu undangan di dalam ruang paripurna 800 orang, sedangkan di luar mencapai 1500 orang,” kata Amin Sutrisno.
Menurut Amin, selain mengundang pejabat publik dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, panitia juga mengundang masyarakat umum. Khususnya dari tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
“Pesta rakyat itu dilakukan usai prosesi pelantikan,” kata Amin menambahkan.
Panitia telah menyiapkan 4.500 porsi makanan dengan 9 jenis menu yang hendak disajikan di halaman Balai Kota Semarang. Selain itu juga disiapkan panggung pagelaran seni campur sari untuk menghibur para tamu.
Amin membantah kegiatan pesta rakyat itu atas permintaan Hendrar Prihadi yang hendak dilantik sebagai wali kota, namun inisiatif bersama antara dewan dan Pemerintah Kota Semarang.
“Rakyat Semarang pemilik legitimasi pemerintahan daerah, wajar bila dilibatkan,” tandasnya.
sumber :  http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/10/11/175404/-Pesta-Rakyat-Jadi-Budaya-Baru-PDIP
Tidur Meningkatkan Kecerdasan Anak

Tidur Meningkatkan Kecerdasan Anak

 Oleh: dr. Cesilia Handayani
KLIKDOKTER.COM - Tidur merupakan salah satu rangsang bagi tumbuh kembang otak. Saat tidur di produksi hormon  pertumbuhan untuk memulihkan tubuh, memperbaiki sel-sel tubuh, membangun otot dan jaringan pendukung.  Fluktuasi produksi hormon ini dipengaruhi oleh cahaya, adanya cahaya bisa menghambat pelepasan hormon sehingga produksinya lebih banyak pada malam hari.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur dapat meningkatkan kewaspadaan, menurunkan stress, serta meningkatkan fungsi kognitif terutama pada anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.
Seperti kita ketahui bayi dan anak-anak terbiasa tidur siang. Pada bayi misalnya bila tidak tidur siang akan rewel dan sering menangis. Akan tetapi tidur di malam hari jauh lebih bermanfaat dalam meningkatkan fungsi berpikir pada anak. Anak yang bisa tidur malam lebih lama memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang lebih banyak tidur siang karena anak yang lebih banyak tidur siang akan mengurangi waktu tidurnya di malam hari.  Jadi diusahakan untuk mengurangi waktu tidur siang pada anak dan memperpanjang waktu tidur malamnya. Berilah anak kesempatan untuk beraktivitas dan berkreasi tidak melulu memintanya untuk tidur siang sehingga tidur malamnya bisa lebih nyenyak dan lama. Hal ini sudah dilakukan penelitian di bagian anak Universitas Maryland di Amerika.
Jadwal waktu tidur berdasarkan usia:
  • Bayi  0-2 bulan: 12-18 jam setiap hari, kurang lebih 8,5 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang
  • Bayi 3-11 bulan: 14-15 jam setiap hari, kurang lebih 11 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang
  • Balita 1-5 tahun: 12-14 jam, kurang lebih 10-11  jam tidur malam  dan 2 jam tidur siang
  • 10-17 tahun: 8-9 jam setiap hari
Bila jumlah waktu tidur anak tidak mencapai jumlah diatas dapat dikatakan kualitas tidur anak menurun. Anak-anak yang terus menerus kurang tidur sering sulit berkonsentrasi, tidak cukup berkonsentrasi dalam memproses dan mengingat informasi yang didapat yang berdampak pada kecerdasannya. Jadi kita sebagai orang tua harus memahami benar bagaimana mengatur waktu tidur pada anak sehingga bisa menjadikan generasi yang cerdas dan berprestasi nantinya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](CH)
sumber : http://id.she.yahoo.com/tidur-meningkatkan-kecerdasan-anak-093434905.html
Aburizal: Masalah Lumpur Sidoarjo Tuntas 2012

Aburizal: Masalah Lumpur Sidoarjo Tuntas 2012

VIVAnews - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menyatakan permasalahan korban lumpur Sidoarjo akan tuntas secara keseluruhan pada akhir tahun 2012 ini. Ical, begitu biasa dia disapa, mengatakan telah mengeluarkan dana pribadi untuk para korban dengan jumlah tiga kali modal menjadi calon Presiden.

"Pembelian tanah dan bangunan untuk para korban tinggal Rp800 miliar lagi," kata Aburizal. "Saya dan keluarga sudah keluarkan dana hingga Rp9 triliun dari uang pribadi saya, bukan perusahaan. Jadi kalau modal calon presiden katanya Rp3 triliun, saya sudah 3 kali jadi Presiden," ujar Aburizal Bakrie dalam acara audiensi bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar dengan Jajaran Partai Golkar Kalimantan Selatan, di kediaman Aburizal, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Mei 2012.

Menurut Ical, dia telah membeli tanah dan bangunan yang terkubur dalam lumpur Sidoarjo dengan jumlah 20 kali lipat dari nilai jual objek pajak. Ical bahkan juga membeli tanah yang tidak memiliki sertifikat atau pun girik.

"Jadi itu bukan ganti rugi tapi saya beli. Tapi meski nanti sudah selesai, pasti nanti masih ada problem. Isu itu akan terus dihembuskan," katanya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar, Provinsi Kalimantan Selatan, merekomendasikan pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon Presiden RI 2014.

Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan, Abdusamad Sulaiman HB, mengatakan jajaran Partai Golkar se-Kalimantan Selatan siap mendukung dan memenangkan Pemilu Presiden 2014 bersama Aburizal Bakrie.

"Ini merupakan aspirasi seluruh peserta Rapimnas II tahun 2011, dan juga hasil rapat pleno seluruh Kecamatan. Jadi kalau Kabupaten tidak mendukung bapak itu tidak benar. Seluruh kader golkar mendukung sepenuhnya bapak sebagai calon Presiden," ujar Sulaiman di kediaman Aburizal.

Mengabadikan lagu kebangsaan di Makam WR Soepratman

Mengabadikan lagu kebangsaan di Makam WR Soepratman

Lokasi tempat ini tidak terlalu mencolok dibandingkan keramaian lalu lintas dan hiruk pikuk warga yang melintas di jalan raya di depannya. Padahal di sinilah, Wage Rudolf Soepratman, dimakamkan. Terletak di Jalan Kenjeran, Surabaya Timur, satu arah menuju Jembatan Suramadu yang terkenal itu. Lokasi makam ini ditandai dengan gerbang pagar bertuliskan : W.R. Soepratman, Pencipta Lagu Kebangsaan, Indonesia Raya.

Saat saya berkunjung ke lokasi makam ini, cukup ramai juga pengunjung yang sedang berada di dalam kompleks. Oh, ternyata ada rombongan guru dari Surabaya yang sedang berziarah memperingati HUT PGRI. Lokasi makam ini memang hanya ramai dikunjungi pada hari-hari tertentu saja, terutama pada peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sangat jarang wisatawan yang khusus berkunjung untuk berwisata sejarah. Karena itu pantas saja ketika sedang asyik foto-foto, saya sempat dikira wartawan oleh seorang guru :)

Kompleks makam ini cukup luas dan terawat dengan baik. Sebelum berada di lokasi ini, saat meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938, WR Soepratman dimakamkan di TPU Kapas, utara Jl Kenjeran. Kemudian tahun 1953 dipindahkan ke lokasi sekarang, pojok Jalan Tambak Segaran Wetan, selatan Jl Kenjeran. Dan 50 tahun kemudian, pada tahun 2003 selesai dilakukan pemugaran total dengan meninggikan makam dan membangun rumah joglo khas Jawa Timur sebagai ‘rumah’-nya.

Di dalam kompleks makam, selain terdapat joglo dengan makam WR Soepratman, di sisi sebelah kanan joglo juga terdapat patung perunggu WR Soepratman setinggi 2.5 meter. Di belakang patung ini terdapat prasasti bertuliskan 3 bait/stanza asli dari lagu Indonesia Raya. Di bawah prasasti ini tertulis keterangan : “Syair Lagu INDONESIA RAYA yang dinyanyikan dalam Kongres Pemuda-Pemuda Indonesia ke-II di Jakarta tanggal 27 – 28 Oktober 1928, setelah pemerintah Hindia Belanda melarang dinyanyikan menggunakan kata-kata ‘Merdeka, Merdeka’”.

Memang di syair lagu yang tertulis adalah “Indones’. Indones’. Moelia. Moelia.” Para pemuda Indonesia pada waktu menggunakan kata ‘mulia’ untuk menggantikan kata ‘merdeka’ pada bagian refrein. Tapi semangat lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan Indonesia tidak berubah semenjak pertama kali dikumandangkan WR Soepratman melalui biola-nya pada Kongres Pemuda II, yang sekarang diperingati menjadi Hari Sumpah Pemuda.

Melangkah ke bagian dalam joglo, di sinilah makam WR Soepratman berada. Joglo dan makam berlapis pualam berwarna terang. Langit-langit atapnya berlapis kayu dengan sedikit ukiran. Sementara itu makam terletak persis di tengah-tengah joglo. Bagian tengah makam terdapat siluet berbentuk biola dengan penggalan not balok dan syair lagu Indonesia Raya.

Di seberang joglo ini juga terdapat prasasti yang menceritakan sekilas kisah hidup WR Soepratman dari kelahirannya di tahun 1903 hingga wafat tahun 1938. Beliau memang mati muda -35 tahun- tapi karyanya akan tetap abadi selama negeri ini berdiri…

Seperti kata-kata terakhirnya pada kakak ipar dan teman seperjuangannya, Oerip Kasansengari, sebelum WR Soepratman meninggal : “Mas, nasibku sudah begini. Inilah yang disukai Pemerintah Belanda. Biarlah saya meninggal, saya ikhlas. Saya toh sudah beramal, berjuang dengan caraku, dengan biolaku. Saya yakin, Indonesia pasti merdeka!”*).
*Dalam buku ‘Wage Rudolf Supratman’ karangan Anthony C. Hutabarat


dicopas dari http://dewantorobimo.wordpress.com/2012/04/20/mengabadikan-lagu-kebangsaan-di-makam-wr-soepratman/
Siti Fadilah Setujui Penunjukan Langsung

Siti Fadilah Setujui Penunjukan Langsung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, mengaku telah menyetujui rekomendasi penunjukan langsung untuk proyek pengadaan alat kesehatan kepada PT Indofarma pada 2005.

Menurutnya, penunjukan langsung diambil karena situasi kejadian luar biasa (KLB) pada tahun itu. Siti menjelaskan proyek tersebut berkaitan situasi darurat yang tengah terjadi di Kutacane, Aceh dan RSPI Dr Soeliantri Saroso. Adanya wabah flu burung di Jakarta dan banjir bandang di Kutacane sebagai kejadian luar biasa sehingga pemerintah harus cepat mengambil tindakan.

"Dikaji Sekjen dan Biro Keuangan. Menurut mereka, pantas untuk penunjukan langsung. Saya harus percaya bawahan saya," ungkapnya saat bersaksi atas terdakwa Dr Mulya A Hasjmy dalam perkara tindak pidana korupsi proyek alat kesehatan dan bufferstock pada APBN 2005.

Siti menjelaskan, konsep penunjukan langsung tersebut dibuat oleh Kepala Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dr Mulya A Hasjmy. Mulya kemudian menyampaikan usulan tersebut kepada Sekretaris Jenderal. Setelah itu, Sekjen pun mengkaji usulan penunjukan langsung tersebut dan menyetujuinya.

Siti mengaku tidak mengetahui secara teknis alasan mengapa PT Indofarma dijadikan rekomendasi sebagai perusahaan yang akan melakukan pengadaan proyek alat kesehatan dan bufferstock tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui secara persis surat rekomendasi untuk proyek senilai Rp 15,54 miliar tersebut. "Saya itu menteri. Urusannya dengan policy (kebijakan) dan bukan dengan surat menyurat. Saya harus percaya Sekjen yang telah melakukan kajian," tegasnya.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini mengatakan situasi kejadian luar biasa memaksa dia untuk segera mengambil keputusan. Oleh karena kebijakan penunjukan langsung sudah dilakukan dari era menteri sebelum dia, maka Siti mengaku mengikuti kebijakan itu.

Alasan penunjukan langsung yang dikatakan Sekjen, tuturnya, sangat rasional. "Karena waktunya sudah sangat dekat sekali. Ini adalah KLB dan keadaan khusus, mestinya itu penunjukan langsung," kata Siti.

Mulya menyanggah kesaksian Siti. Menurutnya, Siti telah secara langsung menyetujui penunjukan langsung tersebut saat bertemu dengan dia di Kementerian Kesehatan. Bahkan, ungkap Mulya, Siti ingin agar proyek tersebut berjalan lancar karena berhubungan dengan adik Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir, Nuki.

"Saya menghadap Ibu (Siti) untuk mengklarifikasi. Dan ibu senyum-senyum dan mengiyakan. Tunjuk saja mereka, kita akan bantu PAN. Karena Nuki itu adik petinggi PAN," ujar Mulya.

Mulya pun menunjukkan surat rekomendasi penunjukan langsung alat kesehatan untuk antisipasi KLB masalah kesehatan akibat bencana tertanggal 22 November 2005. Dalam surat itu disebutkan penunjukan langsung proyek dapat dipertimbangkan. Selanjutnya, proses agar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan berlaku.

Surat tersebut kembali dibantah Siti. Menurutnya, surat tersebut palsu karena Sekretariat Jenderal menerima surat tersebut pada bulan Desember.


Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: A Syalaby Ichsan
Rieke: Utamakan Kapasitas Pilih Perempuan Parlemen

Rieke: Utamakan Kapasitas Pilih Perempuan Parlemen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk memilih anggota DPR dari kaum perempuan, tetap harus melihat kapasitas dan kemampuannya. Hal itu disampaikan anggota DPR, Rieke Diah Pitaloka, dari Fraksi PDIP di DPR. Pihaknya mendukung keterwakilan perempuan di parlemen hingga 30 persen, tapi harus tetap mengutamakan kapasitas.

"Anggota parlemen baik laki-laki atau perempuan bukan mewakili dirinya sendiri, tapi mewakili masyarakat yang menjadi konstituennya dan partai politik," kata Rieke di Jakarta, Kamis (26/4). Menurut dia, anggota parlemen adalah anggota fraksi dan fraksi merupakan perpanjangan tangan dari partai politik. Dengan demikian, lanjutnya, anggota parlemen mewakil masyarakat pemilih dan partai politik.

Dia menambahkan, akan lebih baik lagi jika anggota parlemen perempuan bisa membangun jaringan baik di internal maupun di eksternal parlemen. Dikatakannya juga, anggota parlemen perempuan tidak bisa hanya didasarkan kuantitas untuk memenuhi kuota keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen, tapi juga harus didasarkan pada kapasitas.

Sebagai anggota parlemen, kata dia, harus siap beradu argumentasi untuk memperjuangkan usulan-usulan dari konstituen dan partai politik diwakilinya. Menurut dia, setiap partai politik ingin tetap eksis dan berusaha menjadi lebih besar, sehingga anggota parlemen perempuan juga harus bisa melaksanakan instruksi-instruksi partai politiknya dalam memperjuangkan usulannya di parlemen.

Menjadi anggota parlemen, lanjut Rieke, tidak bisa hanya datang, dan duduk saja, tapi harus aktif menyuarakan usulan rakyat melalui usulan partai politiknya masing-masing. Anggota parlemen perempuan, menurut dia, harus mempersiapkan diri secara matang sejak sebelum menjadi calon anggota legislatif, sehingga setelah terpilih sebagai anggota parlemen sudah memiliki kesiapan pengetahuan dan mental.
Munatsir: Rela Dipecat Demi Partai

Munatsir: Rela Dipecat Demi Partai

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Forum Silaturahmi DPD II Partai Golkar, Muntasir Hamid mengaku siap dipecat dari partai. Asalkan dapat memperjuangkan aspirasi suara DPD II yang menginginkan untuk terlibat langsung dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas). Ini merupakan forum yang digunakan untuk menetapkan calon presiden partai.

''Saya siap. Saya selaku kader yang telah dibesarkan partai, pernah duduk jadi ketua DPRD kota Banda Aceh, ketua kadin kota. Jadi kalau diancam dipecat, saya siap,'' katanya ketika dihubungi Republika, Kamis (26/4).

Menurutnya, tujuannya berbicara bukan untuk menjatuhkan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) yang ingin menjadi calon presiden pada 2014. Melainkan agar pengambilan keputusan tidak dilakukan sepihak.

Ia juga mengatakan saat ini berupaya untuk menyelamatkan partai dari penghianat yang ada di lingkaran terdekat Ical. Beberapa nama yang dianggapnya penghianat dan penjilat antara lain, bendahara umum Setya Novanto, wasekjen Leo Nababan, Andi Achmad Dara (Adai), dan Fuad Hasan Masyhur.

''Saya ini saat munas adalah orang terdepan pendukung Ical. Tetapi, saat ini Ical dikelilingi penjilat yang merusak organisasi. Jadi saya selaku kader punya tanggung jawab moral untuk mengkritisi dan berusaha bersuara untuk membenahi,'' ujar Ketua DPD Banda Aceh tersebut.

Munatsir menuding ada lima orang yang dianggapnya mengendalikan jalannya partai di 33 provinsi. Empat di antaranya, Tjitjip Sutarjo yang menguasai wilayah Jawa dan Bali, Freddy Latumena untuk wilayah Papua dan Ambon, Mahyudin Kalimantan, dan Adai di wilayah Sumatera.

Sehingga, lanjutnya, kaderisasi di partai sudah menjadi tak jelas. Sudah menjadi seperti perusahaan yang memiliki mekanisme tertutup.

''Saya inginnya Ical tahu kondisi di DPD II. Masak tanya kondisi Aceh tanya orang Makasar. Ketika tanya masalah Papua masak tanya orang Ambon. Ini bukti adanya pembonsaian tokoh lokal di tingkat nasional,'' ujarnya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. katagori - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger